BERITA & ACARA‎ > ‎Berita PPI‎ > ‎

Malam mingguan ala PPI Austria

posted Feb 17, 2012, 12:34 AM by Ppi Austria
Salzburg, 14 Februari 2012: Kontributor: Syifa Nurhanifah   Malam minggu yg selalu identik dengan „wakuncar“ (waktu kunjung pacar) kali ini bagi sebagian pengurus PPI Austria amat sangat berbeda dengan minggu – minggu sebelomnya. Kenapa..?? Ada apa..?? seperti apa ??

Inilah sepenggal kisah semi romantis ala PPI Austria di malam minggu menjelang Valentine day.

Ari, Syifa, Nana dan Keni berpanggulkan ransel dan kresek tiba di stasiun kereta api Graz sekitar pukul setengah lima sore  sabtu, 11.2.12. Rombongan ini sengaja datang ke kota Graz untuk mengadakan acara ramah Tamah dan temu dengan WNI yang berdomisili di Graz.

Setelah 30 menit perjalanan menggunakan mobil, akhirnya sampailah kita dirumah kediaman keluarga  Ebner, tempat dimana pengurus PPI bernaung selama satu malam sekaligus juga tempat berlangsungnya acara ramah tamah dan temu dengan WNI Graz dihari esoknya.

Tuan rumah, mbak Endah terlihat amat sangat welcome dengan kedatangan rombongan PPI, kami disambut dengan begitu hangat oleh beliau dan keluarga. Teh hangat yg di suguhnkanpun menjalar hangat keseluruh tubuh yg sempat kedinginan ini. Kue yg siguhkanpun tersikat habis,sampai-sampai tak ada sisa untuk sang ketua PPI yg datangnya belakangan (kesiaaan deh.. :P ), eits..tapi jangan salah kira klo ketua ppi ini doyan ngaret loh,,  doi datangnya agak belakangan dikit,solanya mesti ngurus acara Workshop potensi diri di Wien dulu, begitchu deeeh..

So jetzt geht’s los! Acara penghangatan tubuh telah selesai, saatnya untuk menuju medan perang.

Ari Manik yang  telah dianugerahi jabatan sebagai ‚kapten masak‘ kali ini tampak sigap dan cekatan sekali bermain-main dengan panci dan kuali layaknya seorang chef profi ! Hampir semua menu makanan  yg berjumlah 5 jenis ini, tak ada satupun yg tak tersentuh oleh kelihaian tangan Wakil Ketua PPI ini dalam mengolah komposisinya. Dari mulai rendang, sambel goreng ati, sambel goreng  ikan teri tempe, semur ayam, dan bihun goreng semuanya diracik dengan lihai!  (Top markotop daaah buat mz Ari..! :D )

Livana Arista, kala itu menjadi asissten chef Ari amat sangat peka terhadap perkembangan makanan yg lagi di masak, mata dan tangannya selalu berlompat dari satu ‚herdplatt‘ ke ‚herdplatt‘ yg lain, dari satu tombol kompor sampai keempat tombol kompor lainnya. Aduk-aduk, bolak-balik rasanya telah menyatu dengan hati si cewek ini. Maklum, do’i sepertinya lagi latihan untuk kesiapan nanti dirumah tangga.. ^^v

Syifa, Hary dan Keni yang merupakan serdadu pencincangan dan pengirisan serta pengulekan, terlihat amat sangat kreativ dalam menyiapkan bahan serta komposisi yg akan diolah.  Dengan bersenjatakan pisau,ketiga makhluk ini berhasil mencincang segala jenis sayuran, rempah-rempah  serta hati dan daging dalam kurun waktu cukup pendek! ( Bravo untuk kita…!! :D )

Bukan hanya ahli dalam cincang mencincang, komplotan ini juga ternyata ahli dalam icip mengicip!

Tampak sumringah wajah Hary dan Keni ketika berhadapan dengan gorengan Ati yg akan mereka cincang untuk dijadikan sambel goreng, hmm… tentu saja, gorengan ati ini layak untuk diicip kualitas rasanya sebelum mendarat ke kuali bersama sama dengan komposisi lainnya.. iya toh..? hehehe

Mbak Endah yg merupakan Instruktur memasak, hilir mudik dari satu stasiun ke stasiun lainnya, meninjau, menilik serta mengontrol apakah kita berada di jalur kebenaran dalam menjalankan tugas masing-masing. Menurut beliau, semua berjalan ok dan benar, kecuali pada Kemiri yg sempat terdampar kedalam baskom antah berantah yg isinya untuk komposisi masakan lain. Hihihi…. Peace mbak Endah! ^^v

Dan pada akhirnya…

Rendang, semur ayam, sambel goreng ati, sambel goreng ikan teri tempe, dan bihun goreng pun siap untuk dihidangkan. :D

Malam kala itu selang waktu sebelum makan malam, beranjaklah Ari manik menuju Piano.

Jari jemarinya menyentuh tastatur piano mengeluarkan melodi-melodi indah membuat susana malam itu menjadi makin hangat dan romantis. Sayang jika suasana romantis ini hanya di lewatkan begitu saja, maka beranjak pulalah Livana dan Syifa untuk berdansa ria teriringi melodi indah dan terhanyut dalam suasana syahdu merdu sampai sampai … hoppalaaa.. Syifapun kejedot tembok karena saking terhanyutnya oleh melodi piano ini! Haha.. gila aja.. benjol deh kepalanya! XD

Yuph, begitulah malam semi romantis ala PPI Austria di Graz kemarin. Banyak efek positiv yg muncul dari kebersamaan kita disini. Rasa kebersamaan dan keakraban sesama Pengurus PPI kian meningkat, dan kekompakkanpun mulai terpupuk seiring dengan terpisahnya jarak antar pengurus yg intensitas ketemuannya sangat minim. Harapan kedepan, mudah - mudahan kekompakkan dan keharmonisan baik itu antar pengurus maupun anggota di PPI Austria tetap selalu terjaga, menjadikan PPI Austria yang lebih maju, exist dan hidup..!!

Maju terus bersama PPI Austria..! 

Comments