BERITA & ACARA‎ > ‎Berita PPI‎ > ‎

Nonton Bareng Laga Final AFF CUP 2010 Leg 1

posted Oct 19, 2009, 10:41 PM by Katon Dwi Kurniawan   [ updated Apr 7, 2011, 3:41 PM ]
Wina - Desember 2010 
oleh Ahmad Reza Khomaini*


Euforia keberhasilan tim nasional (timnas) Indonesia menembus final Piala AFF 2010 tak hanya terjadi di Tanah Air. Di Wina, Austria, hal serupa juga sedang menyelimuti sebagian besar warga Indonesia yang bermukim di negara asal pelatih timnas, Alfred Riedl tersebut.

Gambaran ini terlihat saat warga Indonesia menggelar acara nonton bareng (no-bar) partai final leg pertama. Ahad (26/12) siang lalu, suasana Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Wina, Austria, yang biasanya sepi tampak ramai dikunjungi orang. Sejak pukul 10.30 waktu setempat, puluhan warga Indonesia yang berdomisili di ibu kota Austria itu berduyun-duyun menyambangi kantor perwakilan Pemerintah RI yang tedetak di Gustav Tschermakasse 5-7A-1180 Wien.




Kehadiran warga bukan untuk keperluan administrasi. Mereka memenuhi panggilan sebagai anak bangsa dalam mendukung timnas berlaga di final. Ruang serbaguna KBRI disulap jadi tribun mini stadion bagi yang ingin menyaksikan timnas melawan Malaysia di Stadion Nasional Bukit Jalil, Selangor. Sekitar 50 warga Indonesia mulai dari kalangan pelajar/mahasiswa, orang tua, dan staf KBRI memenuhi ruangan.

"Di Wina ada perkumpulan Magibol (Masyarakat Gila Bola) Indonesia-Austria. Karena kami suka bola, kami coba gelar nobar," tutur Andi Junirsah, salah satu penggagas.

Sorak-sorai dukungan pun mulai terdengar saat wasit membunyikan peluit pertandingan. "Ayo Indonesia, Ayo Garuda! Jangan buat malu bangsa," seru Rizal Melian dan Yaser Alfarizi, mahasiswa yang tengah belajar di Universitas Vienna.

Acara pun semakin menarik saat jeda pertandingan, pihak panitia nobar menggelar sesi analisis pertandingan. Berbeda dengan tayangan di televisi pada umumnya, sesi analisis yang digelar ini lebih banyak unsur komedinya.

Menariknya, acara nobar ini juga dihadiri Peter Linden, wartawan dari media ternama di Austria, Kronen Zeitung. Kehadirannya untuk mewawancarai dubes KBRI Wina perihal keberhasilan Indonesia melaju ke final berkat sentuhan Riedl. Di Austria, nama Riedl cukup tenar. 


*Mantan wartawan yang kini menempuh studi di salah satu perguruan tinggi di Wina.