Selamat atas keberhasilan anda menyelesaikan studi di Austria. Setelah sekian lama jauh dengan keluarga, tentunya kita ingin segera pulang ke tanah air. Bila seorang mahasiswa akan pulang ke Indonesia untuk seterusnya, maka kiranya daftar periksa berikut ini bisa membantu, hal-hal apa saja yang harus dikerjakan:
  • Abmelden dari Meldeamt
  • Exmatrikulieren untuk mendapatkan tanda meninggalkan perguruan tinggi (Abgangbescheinigung). Exmatrikulation dilakukan di Studienabteilung dengan mengisi sebuah formulir. Salah satu syaratnya adalah mahasiswa harus membawa bukti bahwa sudah mengembalikan semua buku yang dipinjamnya dari perpustakaan. Mahasiswa Indonesia yang akan meninggalkan Austria untuk seterusnya, baik selesai studinya maupun tidak, dianjurkan untuk melakukan Exmatrikulation, karena bila namanya masih terdaftar di universitas di Austria, maka hal itu akan terus diperhitungkan dalam nilai bantuan Austria kepada Indonesia.
  • Menutup akun (konto) di Bank setelah melunasi semua tagihan.
  • Menutup asuransi (hak santunan masih berlaku beberapa bulan - tergantung jenis asuransinya).
  • Melapor ke KBRI untuk mendapatkan surat pindah. Surat ini diperlukan untuk mengambil barang di bandara bila barang dikirim dengan cargo. Selain itu ijazah yang didapat di Austria bisa disahkan di KBRI.
  • Mengembalikan kunci ruang kerja di Institut bila selama ini dipinjami kunci.
  • Mengembalikan kamar asrama atau apartemen yang selama ini dipakai dalam keadaan baik. Bila kamar dalam kondisi yang tidak memuaskan pemilik, maka uang tanggungan (Kaution) yang pernah kita bayar bisa tidak dikembalikan seluruhnya.

Untuk mempersiapkan supaya tidak ada gegar budaya kedua saat menyesuaikan kembali dengan keadaan di Indonesia, sangat dianjurkan agar mahasiswa di luar negeri secara teratur menjalin kontak baik dengan keluarga maupun dengan calon rekan sejawat di tanah air. Berita-berita Indonesia mudah diikuti di luar negeri dengan fasilitas internet baik itu media cetak online maupun televisi (streaming tv). Sangat baik pula bila selama studinya, mahasiswa di luar negeri sudah merintis usaha memperkenalkan keahliannya, baik dengan mengikuti konferensi yang juga dihadiri kalangan profesi dari Indonesia, menulis di media massa Indonesia hingga melakukan kerja praktek atau proyek studi di Indonesia semasa liburan.